Sumber photo ; http://hampirmati.files.wo
Kukirim kado untukku di hari matiku sekali ini
; apa yang kuingat dari diriku yang mengecambah di hamparan rawa bolong selain rasa ngilu?
bening kasat mata dengan lelakon kewan seto... kirik ndakik kecemplung luweng
bukankah itu nyata?
sebatas perjalanan yang menggariskan ronarona kepiluan, ternyata ada yang dapat aku tengarahi sebagai jemari yang ingin merengkuh.. mengulum... menjambak dan menghantamkan batu rijang yang tajam ke dadaku
; apakah ini tanda berhentinya nafas disaat kehampaan menjerat?
ah!... aku terdiam
pijar lentera beringsut memudar dari kelopak mataku yang katarak katakata
; siapa lagi yang pantas aku persalahkan?
hemm!...
tentunya
aku
...
Poncowae Lou
Tangerang, 09 Nopember 2009-11;22

Tidak ada komentar:
Posting Komentar