Sajak-sajak jadul Poncowae Lou;
Teruntuk ibunya anakku Bagas Mario W"
Anyam
selembut embun
sedini ini
menyelinap di sela rumput dan daundaun yang mulai menghijau
senjapun berganti malam
kuanyam harap di titik buram yang mulai nampak menggairahkan hingga lahirlah benih kejujuran
; hanya kamu yang mampu mengerti
...
Taman burung TMII, 31 Desember 1991
Burung bulu merah
entah siapa
atau memang harus bisa
melihat
kepakkepak sayap yang tegar kuat menghantam angin pesisir yang panas?
terkesiap
ah...
selena membawa fajar
...
Taman burung TMII, 31 Desember 1991
Aku dengar suaramu
dari balik jendela
riap keriap cemara lembut disapa angin senja,
bianglala membelah
antara hidup dan mimpi
kutermenung...
kenapa langit mendung masih saja menggumpal di wajahmu?
...
Taman burung TMII, 31 Desember 1991
Tahun kesatu
- kado istimewaku untuk istriku yang satu di tahun baru 1992
kuberi lampion sebongkah emas murni
biar ruang ini jadi indah kemilau
aku dendang seruni dengan petikpetik kecapi
biar ruang ini terhadir bidadara tersenyum menyejukan mata
aku tancapkan tiang-tiang penyangga antara hari ini dan esok lusa
dengan suatu kepastian
ya...
lahirlah suatu arti kehidupan
...
Pantai carita, 1 Januari 1992
Maka
kamu kan tetap menemukanku yang selalu merengkuhmu
...
Ciledug-Tangerang, 24 juni 1992
Cerita tentang musang yang tertangkap
kutangkap dimatamu
bening diburu
..........
takutmu lambang kasih sayang
bibirmu bergetar tak bergairah
; kasihan ayah!... anaknya kecil-kecil tiada lagi semang
hemm
Tenanglah kamu anakku
mimpi-mimpimu telah menghilang kerna pagi telah menjelang
ciumlah pipi ibu...ciumlah pipi ayah, anakku
selamatlah hidupmu
selamatlah duniamu
....
Ciledug-Tangerang, 7 Februari 1993
catt ; sajak "cerita tentang musang yang tertangkap", aku tulis disaat istriku sedang mengandung anakku Bagas Mario Wibisono yang lahir tanggal 18 Juli 1993.
19 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar