
BIDUK TUA
aku hanyalah biduk
tak mampu arungi bentang samudra
tubuhku mulai lapuk
layarku tak Berkembang
teronggok
di bibir pantai dengan pasir didih yang menyakitkan
aku hanyalah biduk tua...
senyum sapa gelombang pasang yang dulu bentangkan layar,
menoleh enggan...
mungkin dia berharap...
matiku bersama angin darat yang buyarkan rasa
"sungguh aku tak tahu!
dikemanakan laraku kusembunyikan?"
aku memang biduk yang busuk
segala lumut kehidupan telah menggerogoti penampilan ragaku
kuharap aku bisa arungi samudra lagi
walau sejenak, terasa bahagia...
setelah itu
biarlah kutenggelam
ke dasar lautan keabadian
...............
Poncowae
Jkt, 28 September 2008-12.22AM
aku hanyalah biduk
tak mampu arungi bentang samudra
tubuhku mulai lapuk
layarku tak Berkembang
teronggok
di bibir pantai dengan pasir didih yang menyakitkan
aku hanyalah biduk tua...
senyum sapa gelombang pasang yang dulu bentangkan layar,
menoleh enggan...
mungkin dia berharap...
matiku bersama angin darat yang buyarkan rasa
"sungguh aku tak tahu!
dikemanakan laraku kusembunyikan?"
aku memang biduk yang busuk
segala lumut kehidupan telah menggerogoti penampilan ragaku
kuharap aku bisa arungi samudra lagi
walau sejenak, terasa bahagia...
setelah itu
biarlah kutenggelam
ke dasar lautan keabadian
...............
Poncowae
Jkt, 28 September 2008-12.22AM



Tidak ada komentar:
Posting Komentar