
sudah waktumu bersandar tanpa bimbang
"apalagi yang kau cari, duhai putraku?"
ingatlah petuah lama :
pilih pilih tebu
dapatnya yang bongkeng
pilih pilih nangka
yang didapat getahnya
mengertilah...
telah ditetapkan oleh-Nya
tak mungkin terelakan
"maafkan aku ibu...
niatmu menimang cucu ditunda dulu" sautku penuh haru
"sampai kapan ibu harus menunggu?"
"sampai rembulan mampu kurengkuh hatinya
aku persembahkan padamu, wahai ibundaku"
...
Poncowae
Jkt, 16 Desember 2008-08.50



Tidak ada komentar:
Posting Komentar