
BANTAR ANGIN (VERSI PUISI)
karya : 'Petakilan' Stanis dan 'Pecicilan' Ponco
Kita sering memandang langit mengharap cerah membentang rasa tapi ternyata guratan mega yang tertata indah tidak sama indahnya disetiap sudut pandang manusia
Turunlah kedalam larutan jiwa
semebyak harapan sekecil apapun harapan itu
bagi orang pinggiran sepertiku
bagaikan mimpi yang tak berkesudahan...
tuk jadikan mimpi jadi kenyataan
tinggalah menunggu Kidung pujian penyemangat hari hari yang pengab
susuri lorong lorong langit
agar langkahku tetap tegar
namun masih tercemar oleh nafsu
Saat kududuk melepas lelah
semilir angin membangunkan sadar
ternyata hidup ini hanyalah untuk Nya...
kumelangkah kini dengan ringan
kuberserah diri sudah pada Nya
.....
Ponco & Stanis
January 2009
karya : 'Petakilan' Stanis dan 'Pecicilan' Ponco
Kita sering memandang langit mengharap cerah membentang rasa tapi ternyata guratan mega yang tertata indah tidak sama indahnya disetiap sudut pandang manusia
Turunlah kedalam larutan jiwa
semebyak harapan sekecil apapun harapan itu
bagi orang pinggiran sepertiku
bagaikan mimpi yang tak berkesudahan...
tuk jadikan mimpi jadi kenyataan
tinggalah menunggu Kidung pujian penyemangat hari hari yang pengab
susuri lorong lorong langit
agar langkahku tetap tegar
namun masih tercemar oleh nafsu
Saat kududuk melepas lelah
semilir angin membangunkan sadar
ternyata hidup ini hanyalah untuk Nya...
kumelangkah kini dengan ringan
kuberserah diri sudah pada Nya
.....
Ponco & Stanis
January 2009



Tidak ada komentar:
Posting Komentar