05 Februari 2009

DALAM HENING PUSARAN MASA


DALAM HENING PUSARAN MASA

seyogyanya kembalikan hakekat hidup
sepintas jalan telah tercerabut
kering rerumputan dan ilalang yang menyangga langit
geser....
geser.....
tapi tak bisa tanpa menyapa-Nya

saat huruf sekedar benda abstrak
tak bisa memberi panduan sukma.........
empat huruf ataupun lebih
satu huruf atau tidak sama sekali....
sia sia......
dan tak bisa tanpa menyapa-Nya

segunduk batu lompatan telah terpajang
titian tak terpijak sudah dicanangkan
haruskah kita hanya menggerutu dan mengumpat......
mencari tongkat tanpa nurani?

itulah kedalaman lautan kasih-Mu
kurasakan begitu nikmatnya disisi-Mu selalu
saat ini....
saat nanti......
harapku

dalam hening pusaran masa.........
ramadhan-Mu adalah berkah seisi alam semesta

.......................
Ponco si mualaf yang haus kasih-Mu
Jkt, 03 September2008 jam 15.33

kett =
...... *) bait ke 2 , menceritakan bahwa kita dalam beribadah (Sholat) ya harus kusyuk.
Kita harus yakin bahwa Allah hadir didepan kita.
tanpa kusyuk, sholat kita akan sia sia saja, yang didapatkan hanya lelah.

....... *)) bait ke 3, maksudnya adalah perpeganglah hidup dengan Al-Qur'an dan Hadist Nabi SAW

Tidak ada komentar:

Posting Komentar