
seyogyanya kembalikan hakekat hidup
sepintas jalan telah tercerabut
kering rerumputan dan ilalang yang menyangga langit
geser....
geser.....
tapi tak bisa tanpa menyapa-Nya
saat huruf sekedar benda abstrak
tak bisa memberi panduan sukma.........
empat huruf ataupun lebih
satu huruf atau tidak sama sekali....
sia sia......
dan tak bisa tanpa menyapa-Nya
segunduk batu lompatan telah terpajang
titian tak terpijak sudah dicanangkan
haruskah kita hanya menggerutu dan mengumpat......
mencari tongkat tanpa nurani?
itulah kedalaman lautan kasih-Mu
kurasakan begitu nikmatnya disisi-Mu selalu
saat ini....
saat nanti......
harapku
dalam hening pusaran masa.........
ramadhan-Mu adalah berkah seisi alam semesta
.......................
Ponco si mualaf yang haus kasih-Mu
Jkt, 03 September2008 jam 15.33
kett =
...... *) bait ke 2 , menceritakan bahwa kita dalam beribadah (Sholat) ya harus kusyuk.
Kita harus yakin bahwa Allah hadir didepan kita.
tanpa kusyuk, sholat kita akan sia sia saja, yang didapatkan hanya lelah.
....... *)) bait ke 3, maksudnya adalah perpeganglah hidup dengan Al-Qur'an dan Hadist Nabi SAW



Tidak ada komentar:
Posting Komentar