
“Hikmah”
karya : Ms Coin dan Stan's
Darah terus mengalir sia –sia
Bau amispun terhantar angin , tergelincir
Mocar macir tercipratkan diseluruh kota ini
Hati bertanya, hati menangis, hati berdiam jua
Duduk menyangga dagu atas semua pertunjukkan
Ketidak adilan
Peperangan
Menlanda kita
Menjadikan porak poranda
Demi sebuah harga yang sia – sia
Bapak
Ibu
Anak
Semua terrengut sudah…..
Apa yang ingin Kau sampaikan padaku ?
Apa pesan semua dibalik itu, yang akan Kau katakana padaku ?
Ku tatap laut `tuk menemu jawab, hanya bersua gelora air mata
Ku tatap langit `tuk menemu jawab, hanya menuai rintik air mata
Ya, semua memang……
Berasal dari Mu
Oleh Mu
Bagi Mu
Segala kemuliaan selama – lamanya
...........
Karya kolaborasi Ms.Coin & Stan`s
Negeri Awan, February. 03. 2009
karya : Ms Coin dan Stan's
Darah terus mengalir sia –sia
Bau amispun terhantar angin , tergelincir
Mocar macir tercipratkan diseluruh kota ini
Hati bertanya, hati menangis, hati berdiam jua
Duduk menyangga dagu atas semua pertunjukkan
Ketidak adilan
Peperangan
Menlanda kita
Menjadikan porak poranda
Demi sebuah harga yang sia – sia
Bapak
Ibu
Anak
Semua terrengut sudah…..
Apa yang ingin Kau sampaikan padaku ?
Apa pesan semua dibalik itu, yang akan Kau katakana padaku ?
Ku tatap laut `tuk menemu jawab, hanya bersua gelora air mata
Ku tatap langit `tuk menemu jawab, hanya menuai rintik air mata
Ya, semua memang……
Berasal dari Mu
Oleh Mu
Bagi Mu
Segala kemuliaan selama – lamanya
...........
Karya kolaborasi Ms.Coin & Stan`s
Negeri Awan, February. 03. 2009



Tidak ada komentar:
Posting Komentar