
.........................................
.........................................
laper mak!
.............................. desah panjang bersamaan desir angin malam menembus tulang rusuknya yang semakin ringkih
"lihat nak" bisik emak terbata bata
"apa mak?"
"rembulan bulat sebulat wajahmu" ucap emak getir mengalihkan pembicaraan"
"tapi mak?"
"sebentar lagi kering sudah airnya" potong emak...
tinggal kita petik buah buah ranum di kebun
"percaya ya nak!" bisik emak meyakinkan hati anaknya semata wayang
"emak masih sanggup naik pohon kelapa dan pohon kehidupan tanpa mengeluh"
"iya mak, aku percaya" jawab si anak yang lunglai tak berdaya
hidup mereka telah berubah drastis
"sampai kapan kita disini emak?" tanya si anak terbata bata
"sampai Tuhan menjemput kita dengan kereta kencana, sayang"
....
catt = Ringkih (bhs,jawa = tubuhnya sangat lemah)
......
Poncowae >24 juni'08



Tidak ada komentar:
Posting Komentar