13 Juli 2010

KERANDA KATA ANGKA



KERANDA KATA ANGKA

ada angka yang terpenggal dari satuan-satuan senyawa dalam kutub geometri aritmatika. Dan kisi-kisi dari jajaran genjang petak-petak persegi panjang hingga kelipatan permukaan awan diperhitungkan jatuhnya rinai-rinai nyanyian petang. sirkulasi hawa yang menghembus sepoi-sepoi di titik nadir pun tak luput diseka. angka-angka berubah wujud jadi jembatan antartika hingga pulau rote, semenanjung benoa. kotak-kotak angka hingga himpunan gasal mampu divermak jadi tangga horisontal menuju-Mu
; saat angka kembali nol... angka-angka tak berarti lagi

kuputar bola globe hingga gasing memusing dan perlahan terhenti saat lidimu menunjuk waktu.
kubilang ; 360 derajat bujur hatiku telah menjamur digaris khatulistiwamu

ada apa gerangan? bisikmu memandang tajam rautku yang kulipat di kotak pensil yang kuselipkan di bawah bangku

; mataku tak mampu terpejam, selalu menghitung bintang-bintang dipupilmu, jawabku sendu

lain hari ada angka-angka melesat dari data baseku, menukik tajam dibawah tumit jenjangmu. semili sedesi hingga sisi-sisi kecilmu di memory errorku tersimpan di rak-rak bingkai kaca. siapa tahu besuk lusa atau hari-hari di gundahmu kau mampir di berandaku tuk menghitung seberapa panjang keberanianku memanjat tebing tinggi yang kau sangsikan itu

angka-angka itu akhirnya mati, kerna jejakku tertinggal di belantara yang lain dimana senja menjamuku tuk terakhir kali

~~
Poncowae Lou
Tangerang, 13 Maret 2010-12:04

Tidak ada komentar:

Posting Komentar