Tampilkan postingan dengan label di batas kesunyianku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label di batas kesunyianku. Tampilkan semua postingan

22 Januari 2009

DI BATAS KESUNYIANKU



DI BATAS KESUNYIAN

bergantung asa dalam megah tarian jiwa
secuilpun tak terbersit merona lara
hanya senyum merekah mengembang tanda kedalaman hasrat
memangku timur barat tanpa rasa letih

(Yaa Allah penembang getaran kasih, kuharap ciciripi yang dulu menghantar lelap tidurku mampu hadir kembali)

dari jauh terdengar derap langkah pematut dararindu
dimana gurat-gurat mega memayung disetiap persinggahan nalarku...
kamu
sungguh
tiada batasan
dimana ada terang pemijar
disitu ada senyummu mengembang

kuharap di batas kesunyian
ada waktu yang dapat rekatkanku
walau terasa fatamorgana semata

...
Ponco Wae
Tng, 20 Januari 2009-11,31