19 November 2009

Agro

15 November 2009 jam 12:59

Sumber photo ; http://www.langitperempuan.com/wp-content/uploads/2008/07/petani_perempuan.jpg

Agro

I/

badai semalam tadi menyapa lembut bibir pantai
sungguh
sangat lembut sobat,
tapi mampu merebahkan kecongkakan gedunggedung julang berdinding kaca

puting beliung sepagian bersanggama dengan gelombang samudra
sungguh
sangat romantis sobat,
dia mampu mengawinkan rasa takut dan trauma histeri yang berkepanjangan

~~~~~

II/

aku tak merasa menanam
tapi aku merasa membelinya

; Tuhan!, tolong jangan Kau tanyakan kepadaku kapan aku memanennya

~~~~~

III/

petani kini bercocok tanam di ladang orang
saat mati : Gali lubang kuburannya sendiri

~~~~~

IV/

agraris ;
tengkulak berjubah cukong
petani bersarung duka nestapa
aku tertawa berpialang dosa

~~~~~

V/

; negri kita ini ajaib, sobat!
menanam tongkat kayu jadi kebohongan publik

~~~~~
Poncowae Lou
Tangerang, 15 Nopember 2009-12;06

Silahkan mampir di link kami ini ; http://id-id.facebook.com/pages/Lentera-Komunikasi-Sastra/184466689448

Tidak ada komentar:

Posting Komentar