19 November 2009

MENGELUARKAN UNEG-UNEG

MENGELUARKAN UNEG-UNEG

; ooooh indahnya pergumulan kita tadi ya?

bahanbahan yang semula bening transparan halus membeludru jadi kumal langsat merah jambu
kupiting imaji hingga jadikan pernik-pernik dari pulasan jingga mentari senja... mentereng dengan besutan kata demi kata yang tertata persis seperti lukisan senja itu sendiri

semakin menyusup di rerimbunan bulu ketiakmu yang berbulanbulan tak dicukur atau memang bulu itu tuk menyamai bulu-bulumu yang tersimpan rapat di tempat yang pastinya hanya dikau dan dia yang tahu...
hemm
aku tak tahu

hasrat mematut diri memang membutuhkan cermin
cermin dalam hidup adalah suri tauladan

hasrat memintal asa memang membutuhkan cengkir
kencengnya pikir
aral rintang batu rijang kuasan kusam tak surutkan langkah
; tak perlu menanti

sayang!
aku kebelet kencing nih...
maukah kau sedikit tengadahkan kepala dengan mulut terbuka dan lidah menjulur seperti biasanya?

; hemm

ter...
rriii...
ma...
kasih yang!

...
Ponco Wae
Tangerang, 23 september 2009 - 4;49 sore

Tidak ada komentar:

Posting Komentar